Rabu, 23 Januari 2019

Tips Memilih Anting Emas Untuk Bayi Perempuan

Zona Terkini - Anda sedang bingung mencari anting-anting emas yang pas untuk buah hati anda yang baru lahir? Janganlah risau, karena Blibli.com punya aneka rekomendasi yang bisa menjadi pilihan anda. Tidak hanya dari modelnya saja yang unik dan lucu, tapi bahannya juga aman serta berkualitas. Anda tertarik? Yuk, ikuti terus ulasan dibawah ini !


Bingung mencari anting-anting yang pas untuk buah hati Anda yang baru lahir? Jangan risau, karena BP-Guide punya aneka rekomendasi yang bisa jadi pilihan. Tidak hanya modelnya yang unik dan lucu, tapi bahannya juga tidak membuat kulit bayi iritasi. Tertarik? Yuk, ikuti terus ulasan BP-Guide berikut ini!

ANTING EMAS UNTUK BAYI PEREMPUAN


Ketika pasangan suami istri dikaruniai seorang bayi, maka tentunnya keceriaan dan kebahagiaan akan bertambah dalam keluarga tersebut. Dan jika bayi tersebut adalah perempuan, tentunya mereka akan sibuk menyiapkan beberapa pernak-pernik dan aksesoris untuk bayi tersebut, salah satunya adalah anting-anting.


Anting-anting merupakan perhiasan pertama yang diberikan kepada bayi yang berumur di bawah 1 bulan dan telinganya langsung ditindik. Dikarenakan kulit telinga pada bayi masih lembut dan lembek, sehingga lebih mudah dalam proses tindik. Jika sudah besar proses tindik tentunya akan sangat menyakitkan karena kulit telinga sudah mulai keras dan tebal. Makanya dilakukan ketika bayi.


Seorang bayi tentunya masih terlalu kecil untuk mengenakan perhiasan terutama anting-anting. Maka dari itu supaya tetap cantik namun nyaman bagi si bayi ketika mengenakan anting-anting tersebut , di bawah ini ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam memilih anting-anting untuk bayi :

BAHAN LOGAM ANTING-ANTING


Anda perlu jeli dalam memilih bahan baku anting-anting bayi, dikarenakan kulit bayi masih sangat rentan dan sensitif. Maka dari itu pilihlah bahan yang tidak menimbulkan reaksi alergi, seperti baja yang digunakan untuk alat-alat kesehatan, emas minimal 15 karat, platimum atau perak. Anting emas tentunya bisa menjadi pilihan yang tepat, selain relatif lebih aman untuk kulit bayi juga untuk keperluan investasi (tabungan)

PENGAIT YANG DIGUNAKAN


Anda perlu lebih teliti juga terkait pengait pada anting-anting bayi tersebut, apakah cenderung aman atau tidak. Idealnya bayi yang masih kecil memakai anting berbentuk hoop dengan pengait yang tinggal disatukan antara ujung yang satu dengan ujung lainnya. Dikarenakan bayi masih belum bisa mengotrol perhiasan (anting-anting) yang melekat ditubuhnya, kadang bisa melukai tanganya karena gerakan bayi masih tidak terkonrol, maka dari itu bentuk hoop adalah yang paling aman.

BENTUK DAN UKURAN ANTING-ANTING


Anda harus teliti juga dalam memilih bentuk dan ukuran anting-anting. Pilihlah anting-anting yang lebih simpel dan ringan kurang dari 2 gram. Kemudian hindari anting-anting yang memilik bentuk menjuntai atau hoop dengan diameter yang besar, dikarenakan sangat berisiko bayi akan menarik antingnya sehingga akan melukai dirinya sendiri. Dan tak jarang pula terjadi resiko tersangkut pada pakaian, atau justru dibuat mainan oleh anak lainnya.

SELALU AWASI BAYI


Menurut American Academy of Pediatric, tindik dianjurkan ketika anak sudah beranjak dewasa dan sudah dapat mengurus perhiasannya sendiri. Ada juga yang berpendapat bahwa tindik boleh dilakukan pada bayi yang minimal berusia 2 bulan. Namun dikembalikan lagi ke pribadi masing-masing, bahwa risiko dapat diminimalkan ketika pemakaian anting-anting bisa dilakukan dengan hati-hati dan dirawat. Dan tidak hanya itu pula, orang tua juga selalu waspada terhadap bayinya yang menggunakan perhiasan (anting-anting, gelang dll) karena tidak jarang gerakan-gerankan bayi bisa melukai dirinya karena akibat gesekan dengan perhiasan tersebut.


EmoticonEmoticon